DISINI JUAL KURMA AJWA ASLI DARI MADINAH

PESAN LANGSUNG:

CALL/SMS/WA: 081284264352

PIN BB: D0582CE8

Menu

Tips Mudah Budidayakan Buah Tin Di Halaman Rumah

July 3, 2016 | Buah Obat

BUAH TIN

Mungkin kita jarang melihat buah yang satu ini dijual di lapak penjual buah. Buah tin atau yang sering disebut juga buah ara memang masih jarang dibudidayakan di Indonesia. Maklum, buah yang memiliki beribu manfaat ini bukan tanaman asli dari Indonesia melainkan dari Timur Tengah.

Tertarik akan banyaknya manfaat yang dimiliki buah tin, kini banyak orang yang menjadikan budidaya buah tin sebagai peluang bisnis baru. Apalagi buah ini juga menyukai daerah yang berlimpah terik matahari seperti Indonesia untuk bisa tumbuh dengan baik.

Nah, Anda penasaran tentang bagaimana membudidayakan buah ini? Ada baiknya kita mengenal lebih dulu sejarah dan manfaat dari buah istimewa yang satu ini.

Baca juga: Manfaat daun kemangi

Asal Mula Buah Tin

Buah tin awalnya banyak tumbuh di daerah Asia Barat seperti Arab, Syam, Mesir dan Palestina. Tanaman ini kemudian diperkenalkan di daerah Italia sekitar 2000 tahun yang lalu. Sejak saat itu berkembang dengan cepat di dataran Eropa Selatan termasuk di daerah Yunani.

Pohon buah tin sendiri mulai dikenal di Indonesia sejak tahun 2005 lalu. Pembudidaya biasanya membudidayakan jenis pohon tin Yordan. Hingga saat ini pohon tin telah dibudidayakan di Chile, Amerika Serikat dan Australia.

Buah tin yang disebut juga buah fig bagi masyarakat Eropa awalnya dianggap sebagai buah yang mahal dan mewah. Hanya kaum bangsawan yang mampu menyajikan buah ini itupun hanya disajikan pada acara-acara tertentu saja.

Kini, seiring dengan majunya teknologi di bidang pertanian, masyarakat bisa mendapatkan buah tin dengan harga yang terjangkau.

Khasiat Buah Tin

Zat-zat yang terkandung pada buah yang memiliki nama latin Ficus carica ini disebut-sebut berkhasiat untuk mengobati penyakit seperti diabetes dan kanker. Buah tin memiliki kandungan kalsium yang tinggi sehingga baik dikonsumsi oleh penderita osteoporosis.

Selain itu, tingginya kandungan serat pada buah ini juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan mengenyangkan perut sehingga cocok dikonsumsi pada saat berpuasa.

Bagi Anda yang memiliki permasalahan jantung dan kolesterol, buah tin juga cocok untuk dikonsumsi karena tidak memiliki kandungan garam, lemak dan kolesterol.

Cara Membudidayakan Buah Tin

Beruntung kita tinggal di daerah yang memiliki cahaya matahari berlimpah sehingga memungkinkan untuk melakukan budidaya pohon tin ini. Beberapa pehobi tanaman di Indonesia bahkan telah melakukan berbagai pengembangan untuk mendapatkan jenis baru yang lebih unggul.

Untuk membudidayakan pohon tin, petani biasanya melakukan cangkok batang. Untuk lebih jelasnya, berikut ini langkah-langkah untuk membudidayakan pohon tin.

  1. Menyiapkan Batang Cangkokan
  1. Siapkan media tanam yang akan digunakan. Media tanam yang digunakan untuk menanam pohon tin ini bisa berupa campuran kompos dan tanah yang gembur.
  2. Sabut kelapa juga bisa digunakan sebagai pengganti kompos apabila kompos sulit ditemui di daerah Anda. Perbandingan yang digunakan dalam mencampur kompos dan tanah adalah 1 : 1. Bungkus media tanam dengan plastik dan beri lubang sedikit saja.
  3. Untuk melakukan pencangkokan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengupas batang dan membersihkan batang dari daun-daun yang masih menempel. Batang yang telah dikupas tersebut lalu ditutup dengan media tanam yang telah dibungkus dengan plastik tadi.
  4. Setelah batang dibungkus dengan plastik, ikat dengan kencang bagian yang ditutup tadi.
  5. Dalam jangka waktu sekitar tiga minggu, bagian batang yang terbungkus tadi akan muncul akar.
  6. Apabila akar sudah tumbuh, batang cangkokan sebaiknya segera dipotong untuk ditanam di polybag.
  7. Batang cangkokan sebaiknya diletakkan di tempat yang sejuk dan teduh selama kira-kira satu minggu.
  8. Setelah satu minggu maka batang cangkokan baru bisa dipindahkan ke tempat yang panas agar dapat berkembang dengan baik.
  1. Penanaman Pohon Tin

  1. Cangkokan pohon tin yang telah disiapkan tadi bisa dipindahkan untuk ditanam di dalam pot atau pada sebidang tanah.
  2. Untuk memindahkannya sebaiknya persiapkan lebih dahulu lubang tanamnya.
  3. Tanah dilubangi dengan ukuran minimal 5 kali dari ukuran polybag. Hal ini dimaksudkan agar tersedia ruang yang cukup bagi pohon tumbuh dengan baik nantinya.
  4. Biarkan lubang tersebut dua sampai tiga hari.
  5. Setelah tiga hari, masukkan terlebih dahulu media tanam yang berupa campuran tanah dan kompos. Apabila kompos tidak tersedia, anda bisa menggunakan pupuk kandang.
  6. Pindahkan pohon tin dari polybag ke dalam lubang tersebut dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Beri sedikit air untuk merekatkan akar tanaman dengan media tanam.
  1. Perawatan Pohon Tin

Perawatan pohon tin cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu menyiramnya di pagi hari. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, akan lebih baik jika pohon tin disiram menggunakan campuran air, gula pasir dan M-4. Perbandingannya 20 L air, ditambah dengan setengah kilogram gula pasir dan M-4 cukup setengah botol.

Campuran tadi tidak langsung disiramkan melainkan didiamkan terlebih dahulu selama tiga hari. Setelah tiga hari barulah campuran tersebut bisa Anda gunakan untuk menyiram tanaman.

Sebaiknya teknik budidaya ini dilakukan pada saat matahari belum bersinar terik yaitu pagi atau sore hari.

Pohon tin akan sulit berkembang jika ditanam atau diletakkan di tempat yang dingin. Oleh karena itu, akan lebih baik jika pohon tin ditanam di tempat yang terkena cahaya matahari maksimal.

Tidaklah sulit untuk membudidayakan pohon tin, dengan perawatan dan pemupukan secara rutin niscaya pohon tin akan tumbuh subur dan berbuah manis. Selamat mencoba.

Related For Tips Mudah Budidayakan Buah Tin Di Halaman Rumah